Tahukah anda bahwa folikulitis tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja. Penyakit folikulitis bisa saja terjadi pada anak-anak, bahkan bisa dikatakan bahwa anak-anak lebih rentan terhadap penyakit ini karena intensnya interaksi mereka dengan bakteri Staphylococcus. Yang mana bakteri inilah yang menjadi penyebab utama seseorang bisa terkena folikulitis. Adapun ciri-ciri folikulitis secara umum yang bisa kita liat pada anak adalah adanya ruam-ruam merah pada kulit disertai dengan benjolan-benjolan merah yang memunculkan nanah dibagian tengahnya. Jika anda menemukan ciri-ciri yang satu ini, ada baiknya jika anda menanganinya dengan baik dan benar.

Namun sebelum mengenal lebih dalam terkait dengan bagaimana cara mengatasi folikulitis yang baik, ada benarnya jika anda mengenal jenis folikulitis itu sendiri.

  1. Folikulitis superficial
  2. Folikulitis bakterii, dimana jenis inilah yang sering dialami oleh manusia pada umumnya. Biasanya jenis ini menyerang manusia dengan kemunculan jerawat yang terasa gatal dan berisikan nanah karena infeksi dari bakteri staphylococcus aureus. Sehingga banyak orang yang tidak menyadari kemunculan benjolan yang sebenarnya bukan jerawat ini. Dan banyak pula yang mengabaikan tanpa melakukan pencegahan kemunculan benjolan kembali.
  3. Folikulitis pseudomonas, dimana jenis yang satu ini ditandai dengan kemunculan ruam-ruam merah bulat dan adanya benjolan yang terasa gatal setelah satu atau dua hari setelah adanya infeksi. Sesuai dengan namanya, untuk jenis folikulitis yang satu ini disebabkan oleh adanya bakteri pseudomonas yang bisa kita temukan di berbagai tempat seperti kolam renang panas atau air panas yang memiliki tingkat klorin dan pH yang tidak teratur.
  4. Folikulitis razor bumps atau biasa dikenal dengan barber’s itch. Untuk jenis yang satu ini jarang sekali terjadi. Karena jenis folikulitis yang satu ini akan membuat iritasi pada kulit tubuh yang disebabkan oleh beberapa tambut yang tumbuh ke dalam. Dan jika dalam tahap yang berbahaya, anda bisa mengenali ciri-ciri folikulitas jenis ini melalui bekas luka yang akan ditinggalkan.
  5. Folikulitis profunda
folikulitas anak
  • Folikulitas gram negatif yang biasanya terjadi karena adanya terapi antibiotik dalam jangka panjang untuk jerawat yang di derita.
  • Sycosis barbae, untuk jenis folikulitis yang satu ini biasanya sering menyerang laki-laki yang sudah dewasa karena kebiasaan mencukur yang tidak benar. Sehingga biasanya mereka akan mendapatkan kegundulan secara permanen.
  • Bisul, untuk jenis yang satu ini mungkin sering terdengar di telinga kita. Jenis ini memang biasanya muncul secara tiba-tiba tanpa adanya rasa nyeri. Namun jika sudah mulai muncul sebagai sebuah benjolan barulah rasa nyeri tersebut akan terasa menyakitkan. Biasanya benjolan yang muncul berwarna merah muda dan sangat menyakitkan apabila disentuh.

Itulah beberapa jenis folikulitis berdasarkan beberapa penyebab dan ciri yang dimunculkan pada tubuh kita. Dan ada beberapa gejala yang telah disebutkan diatas menjadi gejala yang sering dialami juga oleh anak-anak. Terutama ciri-ciri folikulitis berupa ruam pada kulit anak. Jika si anak sering mengeluhkan mengenai gatal-gatal atau merasa tidak nyaman dengan benjolan tersebut. Ada baiknya jika anda mulai memberikan mereka antibiotik untuk meredamkan rasa panas atau nyeri yang diderita. Anda bisa menggunakan antibiotik berupa lotion, krim, atau obat dalam sesuai dengan resep dokter. Selalu jaga kebersihan tubuh dan lingkungan jika anda dan keluarga anda tidak ingin diserang oleh bakteri berbahaya yang satu ini. Mungkin bisa dikatakan jenis penyakit ini tidak membahayakan nyawa, akan tetapi jika kita mengabaikan beberapa gejala yang muncul. Bisa saja tubuh menjadi lemah dan tidak nyaman. Jadi lakukanlah pencegahan sebelum terlambat.

Sumber :

www.sehatq.com

www.honestdocs.id